Kementerian Kehutanan Gandeng BKN Gelar Uji Kompetensi CACT untuk Percepatan Manajemen Talenta Pegawai
Rabu, 25 Feb 2026 |

SIARAN PERS
Nomor: SP. 55/HKLN/02/2026
Dalam rangka mempercepat implementasi sistem merit dan reformasi birokrasi berbasis kinerja, Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelenggarakan Penilaian Potensi dan Kompetensi berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat manajemen talenta aparatur secara objektif, terukur, dan berbasis data.
Pelaksanaan CACT diikuti oleh 5.666 pegawai di lingkungan Kementerian Kehutanan dan dilaksanakan secara serentak pada 24–27 Februari 2026 di 35 titik Kantor Regional dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN di seluruh Indonesia, serta di Kantor BKN Pusat pada 3–4 Maret 2026. Secara keseluruhan, target pemetaan potensi dan kompetensi pegawai Kementerian Kehutanan tahun 2026 mencapai 7.027 pegawai.
Kepala Badan P2SDM, Indra Exploitasia, menyampaikan bahwa pelaksanaan CACT menjadi langkah penting dalam memastikan setiap pegawai mendapatkan pengembangan yang tepat sesuai dengan potensi dan kompetensinya.
"Melalui pemetaan yang komprehensif ini, kami dapat merancang program penguatan kapasitas yang lebih terarah, adaptif, dan berbasis kebutuhan riil organisasi. Hal ini sekaligus mendukung percepatan manajemen talenta di lingkungan Kementerian Kehutanan," ujarnya.
Kerja sama Kemenhut dengan BKN memastikan pelaksanaan asesmen dilakukan secara terstandar, transparan, dan sesuai dengan prinsip sistem merit nasional. Dukungan metodologi, sistem, serta infrastruktur digital dari BKN menjamin validitas dan akuntabilitas hasil penilaian sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen talenta.
Pelaksanaan CACT bertujuan untuk memetakan profil potensi dan kompetensi pegawai secara komprehensif. Hasil penilaian ini akan menjadi landasan strategis dalam pengembangan karier, penyusunan program pendidikan dan pelatihan, serta penguatan implementasi sistem merit di lingkungan Kementerian Kehutanan.
Adapun materi uji meliputi Emerging Skills, Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural, serta Literasi Digital guna memastikan kesiapan aparatur dalam menghadapi tantangan masa depan dan mendukung transformasi birokrasi berbasis teknologi.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya dalam membangun manajemen talenta yang berbasis data dan kompetensi sebagai fondasi terwujudnya Forestry Human Excellence, sehingga mampu mencetak aparatur yang adaptif, unggul, berintegritas, dan siap menghadapi dinamika pembangunan sektor kehutanan ke depan.(*)
Jakarta, 25 Februari 2026
Sumber:
BP2SDM Kemenhut
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi
Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri



