60 Genries Sumatera Utara Kembangkan Inovasi untuk Menjaga Hutan dan Biodiversitas
Minggu, 04 Okt 2026 | Berita

Medan, 3 Oktober 2026 – Sebanyak 60 generasi muda Sumatera Utara berkumpul di Forest Youthverse Resilience Summit (FYVR) Wilayah Sumatera Utara yang diselenggarakan Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM), berkolaborasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera.
Kegiatan yang bertemakan “Youth for Biodiversity Resilience: Generasi Muda Bergerak, Kekayaan Alam Terjaga” bertujuan untuk melahirkan berbagai gagasan inovatif untuk menjawab persoalan hutan dan keanekaragaman hayati, mulai dari pencegahan kebakaran hutan dan lahan, penyelamatan satwa, edukasi flora, pengelolaan sampah di kawasan konservasi, hingga penguatan ruang terbuka hijau perkotaan.
Sejumlah inovasi yang lahir antara lain SIGAP API yaitu gerakan pemuda berbasis media sosial untuk edukasi dan advokasi digital pencegahan karhutla serta menghubungkan masyarakat dengan kanal pengaduan resmi; Fire Memory yaitu gagasan mendokumentasikan perjalanan kawasan dari kondisi terbakar hingga proses pemulihan agar rehabilitasi dapat dipantau sekaligus menjadi sumber pembelajaran; serta Fire Wind Tracker yaitu sistem pemantauan angin mikro portabel untuk mendukung keselamatan patroli dan pengambilan keputusan saat menghadapi kebakaran.
Pada isu konservasi, Genries menggagas Rimba Explorer yaitu digitalisasi informasi flora melalui smart tagging sehingga pengunjung dapat mengenali jenis tumbuhan saat menjelajah kawasan; Sibolangit Wildlife Rescue Track yaitu sistem informasi untuk mengikuti perjalanan satwa sejak diselamatkan, direhabilitasi hingga kembali ke habitat; serta Elephas Goes to School yaitu pendekatan edukasi konservasi satwa dan hutan kepada generasi muda melalui materi, simulasi, dan permainan edukatif.
Persoalan sampah dan lingkungan perkotaan juga menjadi perhatian. Melalui TWA FlowGuard maka peserta menawarkan perangkap sampah sederhana pada jalur aliran air untuk mencegah sampah masuk lebih jauh ke kawasan TWA Sibolangit. Sementara gagasan Hutan Kota & RTH Medan mendorong pemetaan ruang terbuka hijau, penanaman pohon peneduh, adopsi pohon oleh masyarakat, clean up, serta edukasi hutan kota.
Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Luckmi Purwandari mengatakan ruang inovasi penting untuk mendorong generasi muda mengambil peran nyata dalam menjaga alam.
“Generasi muda punya cara pandang baru dan keberanian untuk mencoba. Kegiatan seperti ini penting karena memberi ruang bagi mereka untuk belajar langsung, lalu mengubah pengalaman itu menjadi gagasan dan aksi nyata. Inovasi dari anak muda akan menjadi bagian penting dalam menjaga keanekaragaman hayati kita dari berbagai potensi bencana dan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Luckmi
Dukungan juga datang dari dunia akademik.
Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU), Arida Susilowati, menyampaikan bahwa kampus siap menjadi ruang bertumbuh bagi generasi muda.
“Kami menyambut hangat kolaborasi dengan Pusgenri. Kampus siap menjadi ruang bertumbuh bagi generasi muda. Kami berharap kegiatan ini mendorong lahirnya generasi pelestari hutan di Sumatera Utara yang peduli, berpengetahuan, dan siap bertindak,” ujar Arida.
Forest Youthverse Resilience tidak berhenti pada lahirnya ide. Gagasan yang dikembangkan para Genries diharapkan dapat terus disempurnakan, diuji, dan dikolaborasikan dengan pemerintah, perguruan tinggi, UPT Kementerian Kehutanan, komunitas, serta mitra pembangunan agar dapat berkembang menjadi aksi nyata.
Kolaborasi BBKSDA Sumatera Utara, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dan generasi muda dalam FYVR menunjukkan bahwa menjaga hutan dan biodiversitas membutuhkan kerja bersama. Pusgenri berharap jejaring dan inovasi yang telah lahir dapat menjadi awal dari pembinaan Generasi Pelestari Hutan (Genries) yang berkelanjutan di Sumatera Utara.
Informasi lebih lanjut:
Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Badan P2SDM
Luckmi Purwandari
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi
Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri



