Berita

Booth Saka Wanabakti Curi Perhatian di Jamnas XII, Capai 2 Ribu Kunjungan

Kamis, 20 Agt 2026 | Berita

booth-saka-wanabakti-curi-perhatian-di-jamnas-xii-capai-2-ribu-kunjungan

Jakarta, 20 Agustus 2026 — Semangat mengenal hutan dan dunia kehutanan mewarnai Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur. Selama tanggal 14–20 Agustus 2026, Booth Saka Wanabakti Nasional menjadi ruang edukasi dan interaksi yang memperkenalkan Saka Wanabakti kepada peserta Jamnas dari berbagai daerah se-Indonesia. Antusiasme terlihat dari jumlah kunjungan yang mencapai lebih dari 2 ribu orang.

Pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi mengenai Saka Wanabakti, tetapi juga diajak mengenal lebih dekat dunia kehutanan, konservasi, serta beragam profesi kehutanan yang berperan dalam menjaga dan mengelola hutan Indonesia.

Melalui konsep edukasi yang interaktif, Booth Saka Wanabakti memperkenalkan kehutanan sebagai bidang yang memiliki beragam ruang pengabdian dan profesi, mulai dari pengelolaan hutan, konservasi sumber daya alam dan ekosistem, perlindungan hutan, hingga pemanfaatan hutan secara berkelanjutan. Pesan yang dibangun adalah bahwa generasi muda dapat mengambil peran dalam menjaga hutan melalui berbagai keahlian, minat, dan profesi.

Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) sekaligus Sekretaris Pimpinan Saka Wanabakti Nasional, Luckmi Purwandari, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme pengunjung menunjukkan besarnya peluang untuk mendekatkan dunia kehutanan dengan generasi muda.

“Lebih dari 2.000 pengunjung datang dan mengenal Saka Wanabakti. Ini menunjukkan bahwa ketika ruang belajar tentang hutan dibuka dengan cara yang dekat dengan generasi muda, antusiasmenya sangat besar,” ujar Luckmi Purwandari.

Selain memperkenalkan profesi kehutanan seperti Manggala Agni, Polisi Kehutanan, Pengendali Ekosistem Hutan, Penyuluh Kehutanan, booth juga menjadi ruang untuk mengenalkan Krida Saka Wanabakti sebagai bagian dari pembinaan keterampilan generasi muda di bidang kehutanan, yaitu Tata Wana, Guna Wana, Reksa Wana, dan Bina Wana. Melalui krida tersebut, anggota Pramuka mendapatkan kesempatan untuk mengenal pengetahuan dan keterampilan kehutanan sekaligus membangun karakter, kepemimpinan, kepedulian lingkungan, dan semangat pengabdian.

Kehadiran Saka Wanabakti di Jamnas XII 2026 menjadi momentum strategis untuk menunjukkan bahwa kepramukaan dapat menjadi pintu masuk generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia kehutanan. Dari mengenal hutan, peserta didorong untuk memahami tantangan konservasi dan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian alam.

Kegiatan Booth Saka Wanabakti Nasional juga memperkuat kolaborasi Kementerian Kehutanan dan Gerakan Pramuka dalam membangun generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat ini sejalan dengan tujuan pembinaan Saka Wanabakti sebagai wadah pengembangan generasi muda yang memiliki ketertarikan dan kompetensi di bidang kehutanan.

Informasi lebih lanjut:
Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Sekretaris Pimpinan Saka Wanabakti Nasional
Luckmi Purwandari

Penanggung jawab berita
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi

Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri