Berita

Kebakaran Kawah Wadon Terus Ditangani, Keselamatan Pendaki TNGGP Dipastikan

Jumat, 07 Agt 2026 | Siaran Pers

kebakaran-kawah-wadon-terus-ditangani-keselamatan-pendaki-tnggp-dipastikan

SIARAN PERS
NOMOR: SP.385/HKLN/08/2026

Cibodas, 7 Agustus 2026 – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) terus mengoptimalkan penanganan kebakaran vegetasi yang terjadi di sekitar Kawah Wadon, kawasan Gunung Gede. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas, dan seluruh pendaki yang berada di jalur Cibodas telah diarahkan turun, sementara tim di lapangan terus melakukan pemadaman dan pengendalian agar api tidak meluas.

Kebakaran pertama kali terpantau melalui kamera pengawas (CCTV) milik Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ciloto pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Sejak informasi diterima, Balai Besar TNGGP segera melakukan pemantauan dan mengoordinasikan penanganan bersama petugas, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), relawan, serta unsur terkait.

Hingga Jumat sore, area terdampak diketahui telah bergerak dari sekitar Kawah Wadon hingga Tanjakan Rantai yang merupakan bagian dari jalur pendakian. Tim gabungan telah bergerak melalui jalur Gunung Putri dan Cibodas untuk memperkuat pemadaman dan mengendalikan rambatan api.

Upaya penanganan dilakukan melalui pemadaman langsung serta pembuatan sekat bakar untuk memperlambat dan memutus rambatan api. Langkah tersebut terus dilakukan mengingat kondisi angin di kawasan atas cukup kencang.

Kepala Balai Besar TNGGP Sadtata Noor Adirahmanta mengatakan, seluruh tim saat ini fokus mengendalikan api sekaligus memastikan kawasan tetap aman.

“Tim terus bekerja melakukan pemadaman dan membuat sekat bakar agar api tidak merambat lebih luas. Keselamatan pendaki juga menjadi perhatian utama dan seluruh pendaki di jalur Cibodas sudah turun. Kami optimistis dengan kerja bersama di lapangan, kondisi ini dapat segera dikendalikan,” ujar Sadtata.

Meski upaya pemadaman terus menunjukkan perkembangan, tim tetap bersiaga di kawasan atas hingga malam hari. Pemantauan dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali bunga api maupun bara dari vegetasi yang masih menyimpan panas.

Berdasarkan identifikasi sementara, vegetasi yang terdampak didominasi semak belukar dan rerumputan. Tidak terdapat tanaman edelweiss pada area yang teridentifikasi terdampak. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh petugas.

Balai Besar TNGGP memastikan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman. Koordinasi antara petugas, MMP, relawan, dan seluruh unsur pendukung terus diperkuat untuk mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus mencegah dampak yang lebih luas.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Informasi lebih lanjut:
Kepala Balai Besar TNGGP, Sadtata Noor Adirahmanta

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri,
Ristianto Pribadi

Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri