Berita

Kemenhut Perkuat Saka Wanabakti Jambi sebagai Basis Pembinaan Generasi Muda Kehutanan

Rabu, 23 Sep 2026 | Berita

kemenhut-perkuat-saka-wanabakti-jambi-sebagai-basis-pembinaan-generasi-muda-kehutanan

Jambi, 22 September 2026 - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) BP2SDM bersama Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Nasional (Pinsakanas) mendorong Provinsi Jambi menjadi salah satu basis kuat pengembangan Saka Wanabakti di luar Pulau Jawa. Sebagaimana diketahui, Saka Wanbakti diharapkan menjadi perpanjangan tangan untuk membangun generasi muda dalam mendukung pelestarian kehutanan di Indonesia.

Kepala Pusgenri, Luckmi Purwandari, menilai Jambi memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu model pengembangan Saka Wanabakti di luar Jawa. Potensi tersebut ditopang kelembagaan yang telah terbentuk, dukungan pemerintah daerah dan UPT Kementerian Kehutanan, serta rekam jejak kegiatan Saka Wanabakti Jambi di tingkat regional maupun nasional. Kekuatan kelembagaan tersebut juga perlu diikuti dengan pembinaan yang konsisten, regenerasi anggota, penguatan kompetensi Pamong dan Instruktur, serta kegiatan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

“Jambi punya sejarah, jejaring, kelembagaan, dan semangat yang kuat. Modal ini jangan berhenti pada struktur organisasi. Kita ingin pangkalan hidup, anggota bertambah, Pamong dan Instruktur semakin kompeten, dan empat Krida benar-benar menjadi ruang belajar serta aksi nyata generasi muda di bidang kehutanan,” kata Luckmi dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Nasional (Pinsakanas), Majelis Pembimbing Saka Wanabakti Tingkat Daerah (Mabisakada), dan Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Daerah (Pinsakada) di Jambi Tahun 2026.

Potensi tersebut ditopang kelembagaan yang telah terbentuk, dukungan pemerintah daerah dan UPT Kementerian Kehutanan, serta rekam jejak kegiatan Saka Wanabakti Jambi di tingkat regional maupun nasional.

Rakor tersebut mendorong beberapa tindak lanjut, terutama penataan dan penguatan kelembagaan hingga tingkat cabang dan pangkalan; peningkatan kapasitas Pamong, Instruktur, dan pengurus; penyusunan kegiatan yang lebih adaptif terhadap kalender pendidikan; serta integrasi kegiatan Saka Wanabakti dengan program teknis kehutanan yang dilaksanakan Dinas Kehutanan, KPH, maupun UPT Kementerian Kehutanan.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi untuk memperkuat sinergi pembinaan generasi muda. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Kwarda Jambi, Sudirman memperkenalkan program SIMPATIK, sebagai pendekatan pembentukan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

“Di Jambi, pembangunan generasi muda melalui Pramuka kami dorong melalui SIMPATIK: Santun, Ber-Iman, Mandiri, Peduli, Ber-Akhlak, Terampil, Ber-Integritas, dan Ber-Kualitas. Nilai-nilai ini yang ingin kita tanamkan kepada generasi muda, dan Saka Wanabakti menjadi salah satu ruang yang sangat relevan untuk mewujudkannya,” ujar Sudirman.

Pertemuan tersebut sekaligus membuka ruang untuk mengintegrasikan semangat SIMPATIK dengan pembinaan Saka Wanabakti, terutama melalui kegiatan empat Krida yang memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda dalam menjaga hutan dan lingkungan..
Melalui penguatan tersebut, Jambi diharapkan tidak hanya memiliki Saka Wanabakti yang aktif secara kelembagaan, tetapi berkembang menjadi basis pembinaan generasi muda kehutanan yang kuat di luar Pulau Jawa dan menjadi contoh pengembangan Saka Wanabakti berbasis kolaborasi daerah.


Informasi lebih lanjut:
Kepala Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan selaku Sekretaris Pimpinan Saka Wanabakti Nasional, Luckmi Purwandari

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi

Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri