Berita

Kementerian Kehutanan Perkuat Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Raja Ampat Melalui Penanaman 900 Bibit Mangrove

Sabtu, 25 Jul 2026 | Siaran Pers

kementerian-kehutanan-perkuat-rehabilitasi-ekosistem-pesisir-raja-ampat-melalui-penanaman-900-bibit-mangrove

SIARAN PERS
Nomor: SP. 314/HKLN/07/2026

Raja Ampat, 25 Juli 2026 – Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Remu Ransiki terus memperkuat upaya rehabilitasi ekosistem pesisir di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, BPDAS Remu Ransiki melaksanakan penanaman 900 bibit mangrove sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian kawasan pesisir yang memiliki nilai ekologis tinggi sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan sebagai salah satu fondasi pembangunan nasional. Melalui Asta Cita, Presiden mendorong penguatan ketahanan lingkungan, pelestarian keanekaragaman hayati, serta pemanfaatan sumber daya alam yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestariannya.

Menindaklanjuti arah kebijakan tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terus mendorong percepatan rehabilitasi hutan dan lahan, termasuk ekosistem mangrove, melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, komunitas, dunia usaha, dan berbagai mitra pembangunan. Menurut Menteri Kehutanan, menjaga hutan dan ekosistem pesisir merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat berhasil melalui sinergi seluruh elemen bangsa.

Kepala BPDAS Remu Ransiki, Zayinul Farhi menyampaikan bahwa rehabilitasi mangrove tidak hanya bertujuan meningkatkan tutupan vegetasi pesisir, tetapi juga memperkuat fungsi ekologis kawasan sebagai pelindung alami garis pantai, habitat berbagai biota, serta penyerap karbon yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim.

"Mangrove merupakan benteng alami kawasan pesisir. Keberadaannya berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi garis pantai dari abrasi, menyerap karbon, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, kepiting, dan satwa lainnya. Karena itu, rehabilitasi mangrove merupakan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Zayinul Farhi.

Pelaksanaan penanaman melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada, masyarakat setempat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga ekosistem pesisir Raja Ampat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia.

Selain melakukan penanaman, kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai fungsi ekologis mangrove, teknik penanaman yang tepat, serta pentingnya pemeliharaan agar bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai penyangga kehidupan sekaligus sumber penghidupan masyarakat.

Bagi Kementerian Kehutanan, rehabilitasi mangrove bukan sekadar kegiatan penanaman pohon, tetapi merupakan bagian dari strategi pembangunan kehutanan yang mendukung pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca, konservasi keanekaragaman hayati, perlindungan wilayah pesisir, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Kementerian Kehutanan berharap rehabilitasi mangrove di Raja Ampat dapat menjadi contoh sinergi multipihak dalam menjaga kekayaan alam Indonesia. Semangat yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan diimplementasikan melalui kepemimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni diharapkan terus melahirkan aksi-aksi nyata di tingkat tapak, sehingga kelestarian hutan dan ekosistem pesisir tetap terjaga sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.


Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri,
Ristianto Pribadi

Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri