Komitmen Rencana Kerja Indonesia FOLU Net Sink 2030 di Provinsi Papua Pegunungan
Kamis, 23 Apr 2026 | Siaran Pers

SIARAN PERS
Nomor: SP.123/HKLN/04/2026
Kementerian Kehutanan bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Workshop I Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Subnasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 Provinsi Papua Pegunungan di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, pada 21–22 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyusunan Renja Subnasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 di seluruh provinsi di Indonesia, sekaligus menandai Papua Pegunungan sebagai provinsi terakhir yang difasilitasi dalam penyusunan dokumen tersebut.
Staf Ahli Menteri Kehutanan Bidang Perubahan Iklim sekaligus Ketua Harian I OMO Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, Prof. Dr. Haruni Krisnawati, menyampaikan bahwa pertemuan sosialisasi dan workshop ini menjadi momentum penting untuk menghubungkan komitmen nasional Indonesia terhadap agenda iklim global dengan implementasi nyata di tingkat daerah.
“Pertemuan ini sangat penting karena akan menghubungkan bagaimana komitmen nasional kita terhadap agenda iklim global dengan aksi nyata di wilayah Papua Pegunungan,” ujar Prof. Haruni.
Ia menjelaskan bahwa komitmen Indonesia terhadap pengendalian perubahan iklim telah diperkuat sejak ratifikasi Paris Agreement.
“Setelah kita meratifikasi Paris Agreement pada tahun 2016 melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016, kita sudah menyampaikan kepada badan PBB yang mengurusi perubahan iklim terkait komitmen Indonesia dalam penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dengan kemampuan sendiri, dan 41 persen dengan dukungan internasional dibandingkan dengan business as usual pada tahun 2030,” jelasnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep, menyampaikan bahwa Papua Pegunungan memiliki potensi besar dalam mendukung penurunan emisi nasional.
“Provinsi Papua Pegunungan memiliki kawasan hutan yang masih sangat luas dan terjaga. Melalui kebijakan daerah yang konsisten, pendanaan yang berkelanjutan, serta kolaborasi multipihak, kami berkomitmen mendukung pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas berbagai isu strategis daerah, antara lain penguatan kelembagaan KPH, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, perlindungan kawasan konservasi, rehabilitasi lahan kritis, pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK), peningkatan kapasitas masyarakat, hingga penguatan peran Polisi Kehutanan dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), UPT Kementerian Kehutanan, akademisi, tokoh masyarakat adat, serta para pihak terkait lainnya. Sosialisasi dan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, diharapkan Papua Pegunungan dapat memperkuat kontribusinya dalam mendukung target penurunan emisi nasional sekaligus menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)
Jakarta, 22 April 2026
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia,
Ristianto Pribadi
Website: kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri



