Berita

Peringati Nuzulul Quran, Menhut: Menjaga Hutan Bukan Hanya Tugas Negara, Tapi Juga Kewajiban Spiritual

Senin, 09 Mar 2026 | Berita

peringati-nuzulul-quran-menhut-menjaga-hutan-bukan-hanya-tugas-negara-tapi-juga-kewajiban-spiritual

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa menjaga kelestarian hutan Indonesia tidak hanya merupakan tanggung jawab ekologis dan konstitusional, tapi juga kewajiban spiritual yang harus dijalankan oleh setiap insan rimbawan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama Keluarga Rimbawan Tahun 1447 H/2026 M di lingkungan Kementerian Kehutanan, Gedung Manggala Wanabakti, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, ajaran Islam mengajarkan pentingnya menjaga alam, lingkungan hidup, dan hutan sebagai bagian dari amanah yang harus dijaga oleh manusia. Oleh karena itu, tugas para rimbawan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekologis semata, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang mendalam.

“Kita memiliki tanggung jawab konstitusional sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga hutan. Namun, hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab semata, tapi juga merupakan kewajiban spiritual,” ujar Menteri Kehutanan dalam sambutannya.

Raja Juli Antoni menambahkan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, menurutnya, dapat menjadi inspirasi untuk terus berbuat baik terhadap alam dan hutan.

Ia juga menekankan bahwa Al-Qur’an memberikan pedoman bagi manusia untuk membedakan antara tindakan yang baik dan buruk, termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam—mana tindakan yang menjaga keanekaragaman hayati dan mana yang justru merusaknya.

“Menjaga alam bukan hanya kewajiban ekologis, tetapi juga eskatologis. Tidak hanya kewajiban konstitusional, tetapi juga keharusan spiritual,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Kehutanan juga menyerahkan bantuan sembako dan Al-Qur’an secara simbolis kepada pegawai sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di lingkungan Kementerian Kehutanan.

Sementara itu, dalam tausiah yang disampaikannya, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, termasuk dalam menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dan alam.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama serta buka puasa bersama keluarga besar rimbawan sebagai simbol penguatan silaturahmi, kebersamaan, dan semangat spiritual dalam mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan di Indonesia.

Jakarta, 9 Maret 2026

Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi

Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri