Puting Beliung Membara Tak Patahkan Semangat Manggala Agni Kemenhut
Rabu, 14 Okt 2026 | Siaran Pers

SIARAN PERS
Nomor: SP.607/HKLN/10/2026
Jakarta, 14 Oktober 2026. Kementerian Kehutanan punya Manggala Agni Kemenhut sebagai brigade khusus atau satuan tugas tingkat nasional di bawah Kementerian Kehutanan yang bertugas sebagai garda terdepan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Manggala Agni Kemenhut sedang terus berjuang di garda terdepan bersama TNI, Polri, BPBD, relawan dan semua pihak terkait dalam pengendalian karhutla di sejumlah provinsi di Indonesia.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di setiap kesempatan selalu menyemangati dan mengapresiasi kinerja Manggala Agni Kemenhut . Nyatanya Manggala Agni Kemenhut memang bukan sekadar pasukan khusus tapi garda terdepan yang berjuang memadamkan api tanpa rasa takut demi bangsa dan negara.
Kisah kerasnya perjuangan Manggala Agni Kemenhut dalam pengendalian karhutla salah satunya diungkapkan oleh Haris Suyanto, Koordinator Humas dan Wakil Kepala Regu IV. Pria berusia 42 tahun ini sudah hampir 21 tahun mengabdi sebagai Manggala Agni Kemenhut Daops Sumatera XVII di kawasan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Dua puluh satu tahun bukan waktu yang pendek bagi Haris untuk berkisah tentang seluk beluk perjuangan Manggala Agni. Haris terpanggil mengabdi sebagai Manggala Agni Kemenhut lantaran pengalaman masa kecil kala sekolah di Sekolah Dasar pada tahun 1990-an pernah terjadi kebakaran hutan di wilayahnya, sejak saat itu dia bertekad kelak besar akan ikut dalam pasukan pemadam api. Lebih dari dua dekade mengabdi, Haris menyadari Manggala Agni Kemenhut adalah kerja tim yang tidak terpisahkan.
"Karena kita kerjanya satu tim kita harus kompak. Ketika mau bekerja itu proses panjang kita lewati sama-sama. Ada yang mengeluarkan nozzle ada yang menyalakan mesin, ada briefing ada kekompakan. Salah satu cerita suka duka bersama teman-teman pada tahun 2023 kemarin ada kebakaran hutan yang sangat besar karena dampak El Nino juga. Kita bertenda hampir tiga bulan bertenda. Berangkat 26 hari pulang istirahat 3 hari berangkat lagi 23 hari," kata Haris saat berbincang, Rabu (14/10/2026).
Perjuangan yang tak mudah itu tetap dilaluinya dengan penuh semangat karena dorongan dari keluarga. Keluarga paham tugas negara yang sedang dia emban.
"Yang pertama faktor keluarga, lingkungan kerja mendukung, teman-teman sangat support dan kita habiskan waktu sama-sama di lapangan dengan penuh semangat. Kerja Manggala Agni Kemenhut tidak hanya di musim kemarau saja, kalau tidak ada karhutla kita memberikan edukasi, patroli keliling ada patroli mandiri dan patroli bersama. Kita selalu koordinasi dengan Bhabinkamtibmas," paparnya.
Karhutla tahun ini Haris bersama teman-teman Manggala Agni Kemenhut punya pengalaman tak terlupakan. Pada saat tugas pemadaman api di wilayahnya, dia sempat terjebak di tengah pusaran puting beliung yang membara. Angin puting beliung muncul di tengah upaya Manggala Agni Kemenhut memadamkan kobaran api karhutla. Haris sempat terjebak di dalamnya.
"Pada saat itu saya sedang bekerja sambil mendokumentasikan kawan-kawan yang melakukan pemadaman. Muncul angin puting beliung sekitar beberapa menit saya terjebak di tengahnya. Puting beliung ada bara, asap semua jadi satu. Tapi karena kita Manggala Agni Kemenhut kan terlatih alhamdulillah selamat," ungkap Haris menegaskan kejadian seperti itu tidak pernah mematahkan semangat pengabdian Manggala Agni Kemenhut.
Haris menaruh hormat kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang kerap hadir di tengah pasukan Manggala Agni Kemenhut yang tengah memadamkan api. Ini menjadi vitamin penyemangat bagi perjuangan Manggala Agni.
"Luar biasa sekali Pak Menteri beliau senantiasa hadir ke lapangan. Di Daops ini saja sudah dua kali terus ke lapangan. Beliau sangat tahu persis kondisi di lapangan," kata Haris yang tahun lalu mendapatkan penghargaan sebagai ASN Teladan Wanalestari terbaik kedua ini.(*)
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi
Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri



