Refleksi Natal dan Solidaritas Rimbawan 2025
Kamis, 15 Jan 2026 | Siaran Pers
SIARAN PERS
Nomor: SP.06/HKLN/01/2025
Kementerian Kehutanan menyelenggarakan kegiatan peringatan Natal Tahun 2025 secara sederhana di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan berjudul “Refleksi Natal & Solidaritas Rimbawan” ini dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri atas pegawai Kementerian Kehutanan, keluarga, mitra kerja, serta undangan terkait.
Tema Natal Nasional Tahun 2025 dari PGI dan KWI yaitu: “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan sub-tema yang diangkat oleh Kementerian Kehutanan adalah: “Damai Natal Meneguhkan Keluarga, Memulihkan Bumi, dan Menumbuhkan Harapan.” Tema ini menegaskan bahwa kehadiran Allah membawa keselamatan, pengharapan, dan pemulihan yang berangkat dari keluarga sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, serta meluas pada tanggung jawab manusia dalam merawat ciptaan.
Dalam konteks kehutanan, subtema tersebut merefleksikan panggilan insan rimbawan untuk menjaga keseimbangan relasi antara manusia dan alam. Pemulihan bumi dimaknai sebagai komitmen nyata Kementerian Kehutanan dalam melaksanakan rehabilitasi hutan dan lahan, penanaman pohon, serta pengelolaan sumber daya hutan secara lestari. Sementara itu, menumbuhkan harapan diwujudkan melalui kepedulian sosial, solidaritas, dan keberpihakan kepada kelompok rentan serta masyarakat terdampak bencana.
Sebagai implementasi dari pesan Natal tersebut, Panitia Natal Kementerian Kehutanan 2025 telah melaksanakan rangkaian kegiatan yang meliputi:
(1) Bakti sosial bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera yang disalurkan melalui UPT Kemeenterian Kehutanan.
(2) Penanaman pohon yang dilaksanakan oleh unit kerja pusat dan daerah sebagai simbol kepedulian ekologis dan tanggung jawab menjaga kelestarian hutan;
(3) Bakti sosial bagi anak-anak Panti Asuhan “Karena Doa” di Sawangan - Depok;
(4) Program pelayanan sosial “Rimbawan Kristiani Kemenhut Mengajar Anak Marginal” sebagai bentuk kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan penguatan nilai kemanusiaan; serta
(5) Ibadah dan Refleksi Natal & Solidaritas Rimbawan, sebagai ruang refleksi dan penguatan iman dalam semangat kebersamaan dan solidaritas antar rimbawan.
Kegiatan Natal Kementerian Kehutanan Tahun 2025 turut dihadiri oleh Menteri Kehutanan, Wakil Menteri Kehutanan, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama lingkup Kementerian Kehutanan, perwakilan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), perwakilan K/L lain, para mitra kerja serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan dan komitmen bersama dalam menghayati makna Natal sebagai momentum penguatan nilai kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian terhadap sesama serta kelestarian alam.
Kegiatan ini diawali dengan ibadah bersama yang mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan peran insan kehutanan sebagai penjaga ciptaan. Damai Natal diharapkan tidak berhenti pada perayaan seremonial, melainkan terus hidup dalam sikap dan tindakan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan tugas pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada agenda Refleksi Natal dan Solidaritas Rimbawan, panitia juga menyelenggarakan penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam di wilayah Sumatera. Seluruh persembahan kasih dan donasi yang dihimpun, termasuk hasil penjualan hasil hutan bukan kayu (HHBK) dari Kelompok Tani Hutan yang ditampilkan di Gedung Manggala Wanabakti disalurkan sepenuhnya untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak. Selain itu, setiap peserta turut menuliskan ungkapan rasa syukur dan harapan, yang disematkan pada “Pohon Harapan”, sebagai simbol doa, kepedulian, harapan, dan komitmen pribadi agar bumi dan kehidupan sosial menjadi lebih baik dan berkelanjutan. Kepedulian Peserta diwujudkan dengan komitmen untuk menanam 300 bibit pohon yang dibagikan sebagai souvenir Natal.
Melalui rangkaian kegiatan bakti sosial, bakti alam, Ibadah, serta Refleksi Natal & Solidaritas Rimbawan Tahun 2025 ini, Kementerian Kehutanan meneguhkan komitmen untuk menghadirkan nilai-nilai iman, kemanusiaan, solidaritas sosial, dan kepedulian ekologis secara seimbang. Natal menjadi momentum untuk memperkuat keluarga, meneguhkan panggilan pelayanan, serta memperkuat peran Kementerian Kehutanan dalam memulihkan bumi dan menumbuhkan harapan bagi sesama.(*)
__
Jakarta, 15 Januari 2026
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi



