Renungan Suci Menjadi Refleksi Peran Rimbawan dalam Melestarikan Hutan
Jumat, 13 Mar 2026 |

SIARAN PERS
Nomor: SP.84/HKLN/02/2026
Mengusung tema "Kerja Ikhlas, Tata Kelola Berkualitas: Rimbawan Membangun Kehidupan Berkelanjutan”, peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-43 tahun ini diawali dengan kegiatan Renungan Suci, yang bertepatan dengan bulan Ramadhan.
"Kegiatan Renungan Suci dalam rangka Peringatan Hari Rimbawan ini terus kita pelihara, agar kita senantiasa konsisten berpijak pada landasan jati diri Rimbawan, yang terinternalisasi dalam sembilan nilai dasar Rimbawan, yaitu: jujur, tanggung jawab, disiplin, ikhlas, visioner, adil, peduli, kerjasama dan profesional," demikian tutur Laksmi Wijayanti, Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, saat membacakan sambutan, mewakili Wakil Menteri Kehutanan, di Bogor (13/3/2026).
Menyadari konsekuensi kerja-kerja rimbawan yang menuntut pengorbanan jiwa dan raga, ia berharap Hari Bakti Rimbawan bukan hanya sekadar perayaan, melainkan sebuah refleksi mendalam terhadap peran dan pengorbanan para rimbawan dalam melestarikan hutan.
"Mari kita berkontemplasi, meneguhkan pikiran tentang pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam, melindungi hutan, dan memperbaiki kualitas lingkungan. Rimbawan bukan hanya sebatas pekerja, tetapi juga pahlawan yang setiap hari berjuang melawan tantangan rimba belantara," lanjutnya.
Sementara itu, menghadapi tantangan isu-isu kehutanan yang semakin kompleks, Laksmi juga menyampaikan bahwa Kementerian Kehutanan telah dan sedang memperkuat kebijakan dalam bentuk berbagai program, antara lain program pengendalian perubahan Iklim; pengendalian kebakaran hutan/lahan; konservasi keanekaragaman hayati; Perhutanan Sosial; pengentasan kemiskinan desa hutan; pengembangan bioekonomi hutan; bioprospeksi sumber daya genetik; integrasi sektor kehutanan dengan sektor pangan, energi, dan air; simplifikasi perizinan; dan transparansi tata kelola dengan prinsip keadilan sosio-ekologis.
Kegiatan Renungan Suci ini juga dilengkapi dengan penyaluran santunan kepada keluarga rimbawan yang gugur dalam melaksanakan tugas.
Semoga semangat dan dedikasi para pahlawan rimba menjadi pemicu para rimbawan dalam bekerja, mendorong penciptaan inovasi baru, dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan, terutama dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya alam, melindungi hutan, dan memperbaiki kualitas lingkungan, serta membantu meningkatkan kapasitas masyarakat.(*)
Jakarta, 13 Maret 2026
Narahubung :
Mamay Maisaroh
Penanggung jawab berita:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan,
Ristianto Pribadi
Website: www.kehutanan.go.id
Youtube: Kementerian Kehutanan
Facebook: Kementerian Kehutanan
Instagram: Kemenhut
Twitter/X: @kemenhut_ri



